kiat-kiat menjadi karyawan kesayangan

Pernahkah terbesit di pikiran Anda keinginan untuk menjadi karyawan terbaik? Atau mungkin karyawan kesayangan bos di tempat Anda bekerja? Tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Namun keinginan itu harus direalisasikan dengan melakukan usaha dan menunjukkan performa baik Anda di perusahaan.

Setiap perusahaan mempunyai kepribadian atasan yang berbeda-beda. Namun pada umumnya, atasan di suatu perusahaan menyukai karyawan yang mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan baik dan cepat. 

Jika Anda ingin menjadi karyawan yang disukai dan selalu dapat diandalkan oleh atasan Anda, ada beberapa hal yang bisa diterapkan di perusahaan. 

Tunjukkan Prestasi Anda

Seseorang yang termasuk menjadi karyawan kesayangan biasanya memiliki performa yang lebih unggul dibandingkan dengan rekan kerja lainnya. Oleh sebab itu karyawan tersebut lebih dilirik oleh atasan dan cenderung diberi kepercayaan dan mengemban tanggung jawab yang lebih berat. Jadi, jika Anda ingin merasa diakui oleh atasan, tentu Anda perlu meningkatkan prestasi dalam bekerja. Utamakan membantu bos untuk meringankan target-targetnya.

Salah satu hal yang membuat bos di perusahaan memperhatikan kita adalah jika kita mau membantu mereka mengatasi salah satu pekerjaan pada agenda tahunan. Jika Anda bisa menyelesaikan pekerjaan peringkat teratas dari agenda tersebut dan membantu bos meraihnya, niscaya Anda akan terdaftar menjadi karyawan favorit atasan. 

Coba Untuk Menyelesaikan Masalah Sendiri

Tunjukkan kepada atasan bahwa Anda mampu menyelesaikan suatu permasalahan dengan cara Anda sendiri. Pahami dulu masalah yang sedang Anda dihadapi, kemudian cari solusi terbaik yang bisa dilakukan untuk memecahkan masalah. Akan menjadi nilai plus jika Anda bisa mengatasi masalah sulit yang tidak terpecahkan langsung di hadapan atasan.

Tunjukkan Inisiatif

Bersikap inisiatif tanpa diminta menjadi faktor penting jika ingin menjadi karyawan favorit. Berikan sumbangan ide dan pendapat yang bersifat membangun perusahaan. Tunjukan sikap siap membantu bos dan hindari kesan mengajari atau sok tahu.

Menyesuaikan Gaya Komunikasi Dengan Gaya Atasan/Perusahaan

Kenali budaya komunikasi yang diterapkan oleh atasan atau perusahaan tempat Anda bekerja. Apakah harus melakukan komunikasi tatap muka atau bisa dilakukan secara virtual. Sesuaikan gaya komunikasi Anda dengan atasan. Hindari penggunaan bahasa yang kurang formal kepada atasan meskipun kepribadiannya hangat dan santai. Tetap gunakan bahasa yang formal saat berkomunikasi terutama di lingkungan perusahaan. Jangan sampai Anda salah melakukan gaya komunikasi sehingga membuat bos jengkel dan enggan menganggap Anda sebagai karyawan kesayangannya.

Mulai Bekerja Lebih Awal

Sebuah penelitian mengatakan bahwa karyawan yang masuk ke kantor lebih awal umumnya dianggap sebagai pribadi yang lebih teliti oleh atasannya dan menerima peringkat kerja yang lebih tinggi daripada karyawan yang terlambat datang ke kantor. Jika jam kerja perusahaan Anda adalah pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore, maka datanglah sebelum pukul 9 sehingga di kantor Anda merasa lebih fresh dan bisa memaksimalkan produktivitas saat bekerja.

Tetapkan Target

Sebuah riset pengembangan kepemimpinan menemukan, ada satu perilaku yang dapat membuat karyawan terlihat unggul di hadapan atasan dan rekan-rekan kerjanya yaitu menetapkan tujuan. Dengan kata lain, menetapkan target dan menentukan tujuan apa yang ingin dicapai. Kebiasaan ini harus mulai terbentuk saat menjadi karyawan baru, sehingga kedepannya lebih terbiasa dengan pencapaian  target.

Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa target sangat penting, penetapan target menunjukkan bahwa kinerja kita di perusahaan masih kurang atau sudah cukup baik dan mesti ditingkatkan lagi. Target juga mendorong seseorang untuk lebih semangat dalam bekerja. Buatlah target untuk pekerjaan dan capailah target tersebut sesuai dengan deadline yang ditetapkan. Dengan begini, atasan Anda akan melihat etos kerja Anda pada perusahaan sangat baik.

Perhatikan Detail

Jika ingin menjadi yang terbaik di depan atasan, jangan lupa untuk memerhatikan detail kecil. Karena meskipun terlihat kecil, hal ini bisa memengaruhi pekerjaan secara keseluruhan. Akan menjadi sangat canggung jika Anda melewatkan hal kecil hingga Anda ditegur oleh atasan. Sikap teliti dan penuh kehati-hatian menunjukkan keseriusan seorang karyawan pada perusahaan tempat ia bekerja. Bantulah atasan Anda untuk mengecek detail pekerjaan.

Hindari Sikap Sebagai ‘Penjilat’

Mungkin sebagian besar karyawan di perusahaan tempat Anda bekerja saling bersaing satu sama lain untuk mendapatkan predikat sebagai karyawan terbaik atau favorit. Namun meski semua karyawan berusaha, sebaiknya hindari sikap yang terlalu menjilat atau mencari perhatian. Misalnya memberikan pendapat yang terlalu berlebihan. Lebih sampaikan ide secukupnya saja dan tunjukkan Anda memiliki skill yang baik dan solusi terhadap permasalahan perusahaan. 

Ingatlah bahwa menjadi karyawan kesayangan atasan memang tidak mudah, terlebih jika Anda hadir sebagai karyawan baru di sebuah perusahaan. Namun bukan berarti Anda tidak memiliki peluang tersebut. Teruslah berusaha dan menunjukkan potensi Anda menjadi karyawan favorit di kantor. Tampilkan versi terbaik diri sendiri dan mengerahkan seluruh tenaga dan pikiran untuk pekerjaan. Lakukanlah beberapa cara yang ada di dalam tulisan ini, tidak perlu terlalu berlebihan, cukup melakukan sewajarnya saja. Semoga berhasil!